Selama 4 Tahun Tanpa di Gaji Gadis Indonesia Jadi Pemuas Birahi Kakek Malaysia

Gadis Indonesia Jadi Pemuas Birahi Kakek Malaysia Selama 4 Tahun
Copyright: Google Images
Seorang gadis pembantu rumah tangga asal Indonesia disekap dan dijadikan budak seks oleh majikannya yang sudah berusia 69 tahun sejak empat tahun lalu di kawasan Subang Jaya, Malaysia.
Penderitaan wanita berusia 25 tahun itu berakhir setelah berhasil mengirimkan nota meminta tolong kepada jemaah surau di dekat lokasi kejadian di USJ 2, Subang Jaya.
Berbekal nota itu, pihak kepolisian malaysia menyerbu rumah kakek yang sudah berkepala tiga tersebut dan menyelamatkan wanita malang ini dari kebiadaban sikakek, dikutip dari media setempat di Kuala Lumpur, Rabu (4/5/2016).
Asisten Komisioner Mohammad Azlin Sadari Kepala Polisi Daerah Subang Jaya mengatakan, korban dijadikan budak seks oleh majikannya setelah istri tersangka sakit dan koma.
Pihak kepolisian menambahkan, kasus kakek bejat itu terbongkar setelah seorang lelaki membuat laporan menerima surat dari seorang wanita yang mengaku dirinya dianiaya dan sangat memerlukan bantuan pihak kepolisian.
"Atas informasi tersebut, polisi segera berangkat ke kediaman kakek bejat itu dan mereka menemukan dua wanita warga Indonesia yang mengaku berprofesi sebagai pembantu rumah," katan wanita malang tersebut.
Seorang wanita mengaku dipaksa melakukan hubungan seks dengan majikannya bahkan dia tidak digaji sejak 2012 hingga kini, kata dia.
Gadis mengaku masuk Malaysia Agustus 2012 melalui agen pembantu rumah. Dia kemudian bekerja sebagai pembantu rumah anak tersangka dengan gaji 700 ringgit. Namun anak tersangka kemudian menempatkannya di rumah bapaknya.
Korban mendapat pelayanan buruk dan diperkosa majikannya itu pada September 2012.
"Gadis yang malang ini juga diancam kakek  akan menyebarkan video hubungan seks mereka jika melawan," kata Mohammad Azlin.
Berdasarkan kejadian tersebut, kini pihak kepolisian menahan tersangka dan anaknya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini ditangani berdasar pasal 13 UU Anti-Pemerdagangan Orang dan Anti-Penyelundupan Migran (ATIPSOM) 2007.

Sumber terpercaya

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »