![]() |
| Copyright: News Special |
Karena tergiur akan dibelikan sepeda
motor dan dinikahi Pacar, TA ABG berumur 16 tahun rela menyerahkan
keperawanannya untuk kekasihtercintanya. Bahkan diketahui, hubungan layaknya
suami istri antara keduanya telah berulang kali dilakukan, hingga TA hamil dan
terpaksa memutuskan untuk meningglkan bangku SMP kelas IX.
Tapi rupanya kehamilan TA itu tak
berlangsung lama. Sebab pada Sabtu 27 Maret lalu, kehamilan TA yang berusia
satu minggu justru keguguran.
Sialnya, ternyata YH (28) yang
merupakan kakak kandung TA mengetahui perihal kehamilan adiknya itu, sehingga
dia pun meminta Zul untuk bertanggung jawab.
Pertemuan antar kedua keluarga pun
digelar. Namun ternyata tak ada niat baik dari Zul, hingga YH bersama
keluarganya pun sepakat untuk membuat pengaduan ke Polresta Palembang.
“Pernah dua kali mengadakan
pertemuan dengan keluarga Zul. Awal bulan Maret lalu mereka mengatakan siap
untuk bertanggung jawab atas ulah Zul. Tapi setelah bertemu lagi kemarin, mereka
malah menolak. Dia telah merusak masa depan adik saya, makanya kami melaporkan
ini ke polisi," kata YH usai membuat laporan, Selasa (5/4/2016).
YH mengaku, kehamilan adiknya itu
dia ketahui setelah mendengar rumor para tetangga di tempat tinggalnya yang
berada di kawasan Jalan Psi Lautan, Kecamatan Gandus Palembang. Dari rumor
tersebut, YH akhirnya meminta penjelasan dan memeriksa adik bungsunya itu.
“Kami periksa pakai test pack dan
hasilnya positif. Tapi seminggu yang lalu kehamilannya keguguran,” ujarnya.
Sementara itu, korban TA mengatakan,
kedekatannya dengan Zul pada akhir Desember 2015 silam. Dimana awalnya,
perkenalan keduanya bermula dari salah seorang rekannya.
Tak lama setelah perkenalan itu,
keduanya memutuskan untuk menjalin kasih. Hubungan keduanya semakin intim
ketika Zul mengajak TA untuk melakukan hubungan suami istri disalah satu
penginapan kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I.
"Sejak dekat kami sering
lakukan hubungan suami istri di penginapan itu. Awalnya saya dijanjikan mau
dibelikan motor, jadi saya mau diajak gituan. Setiap malam minggu kami selalu
ke penginapan. Sekolah berhenti sejak hamil. Pekerjaan Zul itu jaga parkir di
tangga buntung,” ucap korban TA.
Kasatreskrim Polresta Palembang,
Kompol Maruly Pardede membenarkan laporan dengan nomor LP/B-905/IV/2016/Resta/Sumsel.
“Sekarang kita masih mengambil
keterangan dari korban untuk mengejar pelaku,” kata Kasat.
Sumber : Sindo News
