![]() |
| Jika rumah dalam keadaan sepi kami pasti melakukannya, saya sayang nian samo dio Pak!! |
Dengan alasan cinta dan terpengaruh
adegan film dewasa yang sering ditontonnya di Warnet, RM yang berusia 15 tahun, siswa di salah satu SMP
N di Kota Palembang ini nekat meniduri pacarnya yang berusia 17 tahun dan masih
berstatus siswi di salah satu SMA swasta di Palembang.
Atas perbuatan itu, Rabu malam
(11/5) pukul 19.30, warga yang tinggal di Jalan Bukit Lama RT 11/04 Keluarahan
Bukit Lama Kecamatan IB I, Palembang ini, diamankan anggota Unit Perlindungan
Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang saat tengah tidur siang di
kediamannya.
RM mengaku mereka pacara sudah 1,5
tahun. Sang gadis yang notaben masih tetangganya sendiri.
Dia pun sudah lebih dari lima kali
melakukan hubungan badan. Itu dilakukan, menurutnya, tak ada paksaan, karena atas
dasar suka sama suka.
"Kami melakukannya di rumah
saya dan terkadang di rumah orangtua pacar saya. Jika rumah dalam keadaan sepi
kami pasti melakukannya,"
"Jujur pak saya sayang nian
samo dio Pak! Saya awalnya kenal sama pacar saya itu dari teman saya
Warda," menurut ungkapannya.
RM tak tahu apa yang membuatnya
diamankan polisi. Namun setahunya sudah tiga minggu lalu tepatnya hari Rabu,
pacarnya itu datang ke usaha jahit milik kaka RM untuk meminjam sepeda motor.
"Waktu itu, dia manggil saya di
depan ruko tempat kakak saya menjahit, tetapi karena takut dimarahi kakak saya,
jadi saya hiraukan panggilan pacar saya itu,"
"Setelah itu, tak lama saya
keluar, pas keluar dia marah dan langsung mukul bahu kiri saya. Saya balas
dengan tamparan sayang di mukanya,"
"Pacar saya nangis dan pulang
ke rumahnya. Sumpah Pak tidak keras saya menamparnya, itu tamparan
sayang," akunya.
Mungkin atas dasar itu pacarnya
menganggap kalau RM sudah tidak mencintainya lagi sehingga menceritakan semua
yang mereka lakukan kepada kedua orangtunya.
Dan akhirnya memutuskan untuk
melaporkan RM ke polisi.
Kasat Reskrim Polresta Palembang,
Kompol Maruly Pardede, membenarkan adanya RM diamankan, atas laporan keluarga
korban.
Pihak kepolisian hingga kini sudah
mengamankan dan RM masih diperiksa atas tindakan yang dilakukannya.
Sumber: sriwijaya post
Editor : Admin
