Tragis Benar!!! Pria Ini "Goyang" Istri Teman didepan balitanya yang berusia 1,6 bulan di tengah persawahan dalam kegelapan

Pemerkosa Ibu didepan balitanya yang berusia 1,6 bulan
Tragis benar nasib As (22), ibu satu anak warga Kampung Cempai, Kota Parepare, Sulsel diperkosa Galih (30), kawan akrab suaminya sendiri berinisial Erl di tengah persawahan dalam kegelapan, Minggu, (10/1) lalu, di wilayah Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Mirisnya karena As diperkosa di depan anaknya yang masih balita berusia 1,6 bulan. Bahkan meski tengah "digarap", As tidak pernah melepas pelukan balitanya yang terus menangis.
Jajaran Polsek Suppa, usai menerima laporan perkosaan itu, terus mengejar Galih, pelaku bermoral bejat yang tega memerkosa istri kawan karibnya sendiri itu setelah memperdayai pasangan suami istri ini. Alhasil, selama 22 hari mengejar Galih yang menghilang pasca kejadian, Polsek Suppa didukung unit Buru Sergap (Buser) Polres Pinrang berhasil meringkusnya Senin subuh tadi, (1/2) pukul 05.00 Wita.
Kapolsek Suppa, AKP Razak yang dikonfirmasi Senin petang, (1/2) menegaskan, dari modus pelaku Galih ini dipastikan sudah ada niat karena sebelum memerkosa, As dan Erl suaminya terlebih dahulu diperdaya.
Hal ihwal kejadian nahas bagi keluarga As itu berawal saat Minggu (10/1) subuh, sekira pukul 04.00 wita, Galih datang ke rumah As mengetuk pintu dengan keras. Erl keluar menemui dan langsung ikut dengan Galih setelah mendapat informasi kalau ada kerabatnya masuk rumah sakit. Setelah menjauh dari rumahnya sekira 3 kilometer, Galih menurunkan Erl dari sepeda motornya di pinggir jalan dan minta Erl menunggu.
"Galih kemudian kembali ke rumah As dan mengatakan baru saja Erl suaminya bermasalah dengan polisi lalu mengajak As untuk menemui suaminya. As menurut saja dan naik di boncengan motor sembari menggendong anaknya. Bukannya dipertemukan dengan Erl, As justru dibawa ke tengah persawahan," jelas AKP Razak.
As bingung dan bertanya-tanya tapi Galih tidak menggubris hingga akhirnya As minta dipulangkan karena sudah mulai takut. Tapi Galih membalasnya dengan pelukan dari belakang. As mencoba berontak karena perlakuan Galih yang mulai tidak senonoh namun kekuatan Galih tentu melebihi As apalagi ibu rumah tangga ini sementara menggendong anaknya yang masih kecil.
"Pengakuan korban As saat masukkan laporan, dia terpaksa pasrah daripada dibunuh oleh Galih yang sudah berang karena As menolak terus pelampiasan hasratnya," kata AKP Razak.
Setelah mengakhiri hajatnya, Galih kemudian memulangkan As yang terus menangis. Erl baru tiba di rumahnya pagi-pagi heran melihat istrinya menangis. Saat berkali-kali ditanya, As pun mengaku jika dia habis diperkosa oleh Galih.
As kemudian ke Parepare diantar ibu kos nya untuk masukkan laporan. Tapi karena kejadian di wilayah Kecamatan Suppa, As pun diarahkan untuk masukkan laporan ke Polsek Suppa.
Selama 22 hari itu, rupanya Galih bersembunyi di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Setelah berhari-hari memonitor pergerakan pelaku melalui pelacakan nomor ponsel Galih melalui istri Galih, dia pun berhasil diringkus.
"Pelacakan nomor ponselnya kita dibantu Polda Sulsel. Hingga akhirnya masuk telepon Galih ke istrinya bahwa akan pulang dan tiba di pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone. Anggota langsung mengejar ke Bajoe dan berhasil meringkus pelaku. Dia kini ditahan di Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut," kata AKP Razak seraya menambahkan, pelaku dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
ini dia pelakunya
Galih si pelaku pemerkosaan
Galih si pelaku pemerkosaan

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »