Menanggapi hal itu, anggota DPRD
Kabupaten Sumenep Abrori Alzael mengaku, dirinya sangat menyayangkan beredarnya
foto mesum tersebut. Apalagi, jika benar orang dalam foto tersebut mahasiswa.
"Saya sangat menyayangkan
beredarnya foto mesum. Apalagi, kabarnya pelaku dari kalangan mahasiswa,"
ungkap Abrori, kepada wartawan.
Dia menjelaskan, foto-foto yang
beredar tidak ada kaitannya dengan dunia pendidikan. Malahan, tidak sepatutnya
gambar mesum itu diposting dalam dunia maya. Lalu disebar ke masyarakat melalui
Broadcast (BC) BBM.
Kasus beredarnya foto mesum, sambung
Ibrori, terjadi lantaran pelaku lemah dalam berkomunikasi dengan keluarga dan
lingkungan. Akibatnya, nilai moralnya tidak terbangun dengan baik. Sehingga
melakukan perbuatan tidak senonoh lalu difoto.
"Saya menilai, sisi pribadi
pelaku seperti orang yang mempunyai obsesi besar. Sayangnya mengarah pada
perbuatan yang tidak senonoh, sehingga bisa menjatuhkan martabat dirinya
sendiri," paparnya.
Menurut Abrori, beredarnya foto mesum
di Sumenep tidak hanya kali pertama. Melainkan sudah kerap kali terjadi beredar
foto mesum di kalangan masyarakat. Kedepan, para orangtua harus lebih ketat
dalam mengawasi pergaulan putra-putrinya.
"Supaya kasus serupa tidak
terulang kembali. Karena dari orangtua sangat berpengaruh terhadap pembentukan
karakter dan prilaku anaknya agar bertindak sopan," tandas Abrori.